Episode 1 Novel - Judulnya ada di judul Tulisan Sebelumnya, yang Mana Yak

 

Pria KULKAS YANG MENYEBALKAN

Di Pagi Hari Yang Cerah Ini, Aku Mengawali Hariku Sebagai Mahasiswa Baru Di Salah Satu Kampus Ternama Di Kota Bandung, Setelah Melewati Hari Yang Cukup Melelahkan Selama Seminggu Kemarin, Akhirnya Aku Resmi Menjadi Mahasiswa Meninggalkan Baju Kebangsaanku Putih Abu.

Pagi Ini Aku Di Antar Diah Sahabatku Sekaligus Saudaraku Yang Sudah Setahun Ini Tinggal Bersamaku. Sejak AKHIR Sekolah SMA. Diah Di Perbolehkan Untuk Memakai Mobil Transportasi Kami Berdua, Meskipun Aku Harus Berdebat DuLu Dengan Ibuku. Akhirnya Beliau Mengijinkan Diah Membawa Mobilku Kemana- Mana.

Aku Dan Diah DI Terima Di Kampus Yang Sama Dengan Jurusan Yang Berbeda, Tentu Saja Berbeda Karena Diah Jurusan Ipa Sedangkan Aku Jurusan Ips. Yang Tentunya Kami Sangat Bersebrangan.

Diah Diterima Dengan Beasiswa Full Sampai Akhir Semester. Sedangkan Aku, Jangankan Untuk Beasiswa Sudah Diterima Di Kampus Ini Saja Aku Sangat Bangga Dan Bersyukur.

Kami Berdua Baru Saja Sembuh Dari Luka Patah Hati,. Meskipun Masih Ada Sisa Rasa Sakit Hati Dan Harapan Orang Yang Kami Cintai Akan Kembali Lagi Tapi Kami Berdua Harus Tetap Melanjutkan Hidup Seperti Biasanya.

“ Al, Lo Kelas Sampe Jam Berapa ? Tanya Diah Saat Kami Baru Saja Sampai Di Parkiran Kampus

“ Sampe Jam Dua Siang, Itu Juga Kalo Ada Dosennya, Kalo Ga Ada Ya Jam Sepuluh Juga Sudah Pulang,

Lo? Tanyaku Balik. Kayaknya Gue Sampe Sore, Tapi Ngga Tau Juga Ai . Kalo Lo Pulang Dualan Nanti Kabarin Aja Yak Biar Gue Anter Lo Pulang Dulu. “Jawab Diah.

“ Ngga Usah, Gue Naik Ojek Online Aja. Gue Juga Rencanya Mau Ketemuan Dulu Sama Nia Di Café. Lo Mau Ikut ?

Nia Adalah Sahabat Kami Semasa Sma . Dia Melanjutkan Kuliah Di Kampus Yang Berbeda. Karena Memilih Satu Kampus Dengan Pacarnya Yang Bernama Dion. Hubungan Mereka Makin Langgeng Bahkan Sampai Membuka Café Berdua. “ Ngapain Ketemu Dia ? Mereka Mau Kawin ? “ Jawab Diah Asal, Sambil Merapihkan Rambut Dan Makeupnya Yang Berantakan.

“ Kayaknya . Kalo Lo Mau Ikut Berarti Gue Nunggu Lo Dulu Dong? Lama Gak ? Tanyaku Lagi.

“ Kalo Lama, Lo Duluan Aja . Jadi Nanti Ketemu Di Café Aja, Udah Yuk “ Akhirnya Acara Merapihkan Poni Yang Memakan Waktu 12 Menit Itu Selesai Juga. Entahlah Sejak Menjadi Anak Kuliahan Ini, Diah Berubah Menjadi Girly. Apa Apa Harus Segala Perfect. Kalo Akusih Bodo Amat. Sekarang Udah Ga Terlalu Pusing Lagi Dengan Penampilan. Toh Aku Juga Jomblo. Jadi Engga Akan Ada Yang Marah Kalo Pakaian Dan Rambut Aku Acak Acakan.

Diah Menggandeng Tanganku Hingga Ke Depan Fakultasku. Setelah Itu Kami Berpisah Dan Berjalan Masing- Masing. Rasanya Aneh Harus Berjalan Sendirian Ke Kelas, Biasanya Ada Nia Yang Selalu Mengandeng Tanganku, Ataupun Menemaniku Keman-Mana. Tapi Sekarang Aku Harus Sendirian Dan Mencari Teman Baru Lagi.

Saat Aku Berjalan, Tiba – Tiba Ada Seorang Laki-Laki Yang Melihat Pakai Dengkul Menabrak Dari Belakang.

LANJUT GAK YAK...

Komentar