Pria KULKAS YANG
MENYEBALKAN
Di Pagi Hari Yang Cerah
Ini, Aku Mengawali Hariku Sebagai Mahasiswa Baru Di Salah Satu Kampus Ternama Di
Kota Bandung, Setelah Melewati Hari Yang Cukup Melelahkan Selama Seminggu
Kemarin, Akhirnya Aku Resmi Menjadi Mahasiswa Meninggalkan Baju Kebangsaanku
Putih Abu.
Pagi Ini Aku Di Antar
Diah Sahabatku Sekaligus Saudaraku Yang Sudah Setahun Ini Tinggal Bersamaku. Sejak
AKHIR Sekolah SMA. Diah Di Perbolehkan Untuk Memakai Mobil Transportasi Kami
Berdua, Meskipun Aku Harus Berdebat DuLu Dengan Ibuku. Akhirnya Beliau
Mengijinkan Diah Membawa Mobilku Kemana- Mana.
Aku Dan Diah DI Terima
Di Kampus Yang Sama Dengan Jurusan Yang Berbeda, Tentu Saja Berbeda Karena Diah
Jurusan Ipa Sedangkan Aku Jurusan Ips. Yang Tentunya Kami Sangat Bersebrangan.
Diah Diterima Dengan
Beasiswa Full Sampai Akhir Semester. Sedangkan Aku, Jangankan Untuk Beasiswa
Sudah Diterima Di Kampus Ini Saja Aku Sangat Bangga Dan Bersyukur.
Kami Berdua Baru Saja
Sembuh Dari Luka Patah Hati,. Meskipun Masih Ada Sisa Rasa Sakit Hati Dan
Harapan Orang Yang Kami Cintai Akan Kembali Lagi Tapi Kami Berdua Harus Tetap
Melanjutkan Hidup Seperti Biasanya.
“ Al, Lo Kelas Sampe
Jam Berapa ? Tanya Diah Saat Kami Baru Saja Sampai Di Parkiran Kampus
“ Sampe Jam Dua Siang,
Itu Juga Kalo Ada Dosennya, Kalo Ga Ada Ya Jam Sepuluh Juga Sudah Pulang,
Lo? Tanyaku Balik. Kayaknya
Gue Sampe Sore, Tapi Ngga Tau Juga Ai . Kalo Lo Pulang Dualan Nanti Kabarin Aja
Yak Biar Gue Anter Lo Pulang Dulu. “Jawab Diah.
“ Ngga Usah, Gue Naik
Ojek Online Aja. Gue Juga Rencanya Mau Ketemuan Dulu Sama Nia Di Café. Lo Mau
Ikut ?
Nia Adalah Sahabat
Kami Semasa Sma . Dia Melanjutkan Kuliah Di Kampus Yang Berbeda. Karena Memilih
Satu Kampus Dengan Pacarnya Yang
Bernama Dion. Hubungan Mereka Makin Langgeng Bahkan Sampai Membuka Café Berdua.
“ Ngapain Ketemu Dia ? Mereka Mau Kawin ? “ Jawab Diah Asal, Sambil Merapihkan
Rambut Dan Makeupnya Yang Berantakan.
“ Kayaknya . Kalo Lo
Mau Ikut Berarti Gue Nunggu Lo Dulu Dong? Lama Gak ? Tanyaku Lagi.
“ Kalo Lama, Lo Duluan
Aja . Jadi Nanti Ketemu Di Café Aja, Udah Yuk “ Akhirnya Acara Merapihkan Poni
Yang Memakan Waktu 12 Menit Itu Selesai Juga. Entahlah Sejak Menjadi Anak
Kuliahan Ini, Diah Berubah Menjadi Girly. Apa Apa Harus Segala Perfect. Kalo
Akusih Bodo Amat. Sekarang Udah Ga Terlalu Pusing Lagi Dengan Penampilan. Toh
Aku Juga Jomblo. Jadi Engga Akan Ada Yang Marah Kalo Pakaian Dan Rambut Aku
Acak Acakan.
Diah Menggandeng
Tanganku Hingga Ke Depan Fakultasku. Setelah Itu Kami Berpisah Dan Berjalan
Masing- Masing. Rasanya Aneh Harus Berjalan Sendirian Ke Kelas, Biasanya Ada
Nia Yang Selalu Mengandeng Tanganku, Ataupun Menemaniku Keman-Mana. Tapi Sekarang
Aku Harus Sendirian Dan Mencari Teman Baru Lagi.
Saat Aku Berjalan,
Tiba – Tiba Ada Seorang Laki-Laki Yang Melihat Pakai Dengkul Menabrak Dari
Belakang.
LANJUT GAK YAK...
Komentar