Sisa Patahan

 

PERASAAN

Aku Pernah Berfikir Bahwa Tanpamu Aku Takan Pernah Bisa Bahagia Karena Waktu Itu Aku Begitu Mencintaimu Dan Menganggap Bahwa Kamu Adalah Satu Satunya Orang Yang Mampu Membuatku Bahagia Seutuhnya. Aku Juga Tak Pernah Membiarkan Hatiku Berpaling Ke Lain Hati, Seolah Tanpamu Aku Begitu Sulit Untuk Jatuh Cinta Lagi Meski Berharap Kamu Bisa Kembali Mencintaiku Seperti Dulu Dan Faktanya Hal Yang Ku Lakukan Setelah Kamu Pergi Adalah Sebuah Kesalahan. Bahkan Pernah Aku Merasa Sudah Menjadi Orang Yang Sangat Bodoh Ketika Masih Menunggu Seseorang Yang Memang Tak Lagi Berniat Untuk Pulang. Aku Keliru Karena Sudah Mencintaimu Dengan Cara Yang Tidak Masuk Akal. Dipermainkan Perasaanku Sendiri Membuatku Lelah. Pada Akhirnya Perasaan Untukmu Yang Pernah Seluas Lautan Kini Membuatku Semakin Merasa Ditenggelamkan. Aku Terlambat Menyadari Bahwa Aku Memang Tak Pernah Ada Dihatimu Lagi. Sudah Seharusnya Kau Memang Ku Biarkan Pergi Dan Tak Perlu Ditunggu Lagi Semuanya Akan Berakhir Dan Membuatku Lelah Sendiri.

KATA HATI

 Aku Masih Mendoakan Seseorang Yang Di Dalam Do’anya Sudah Tak Ada Lagi Namaku, Aku Masih Mengharapkannya Kembali Walau Kenyataannya Tak Mungkin Terjadi. Dia Sudah Bahagia, Bersama Seseorang Yang Memang Jauh Lebih Baik Dariku. Dia Sudah Menemukan Rumah Setelah Pernah Menjadikan Aku Tempat Singgah. Dia Sudah Menemukan Akhir Pencarian Setelah Pernah Meletakan Aku Diantara Salah Satu Pilihan. Dia Sudah Lepas, Sedangkan Aku Masih Berusaha Ikhlas”

 

Komentar