Teruntuk seseorang dibalik alasan
Entah aku bingung harus dengan
cara apalagi agar aku bisa menemukanmu. Aku bingung langkahku kaku, pergimu
begitu sulit, layaknya seseorang yang harus pergi tanpa alasan. Padahal hadirmu
di dunia ini adalah alasanku bisa menjadi hidup selayak ini. Kamu yang
membuatku sekarang pandai merangkai kata menciptakan ribuan diksi lalu menari
di atas luka aku sendiri. Di dunia ini ada banyak pria tapi tidak ada yang
seperti kamu. Hadirmu unik, jiwamu lucu, aku bingung kenapa hal – hal yang
tidak mungkin bisa terwujud karena kamu,
kamu yang berhasil menjadikan aku seorang penyair tapi kamu juga yang sekarang
mungkin tidak mendengarkan aku berpuisi. Pergimu itu adalah luka terhebat yang
sampai sekarangpun aku bingung bagaimana menyembuhkannya. Di luar sana banyak
yang bertanya, sebenarnya siapa sih sosok di balik seorang aku. Yang selama ini
aku bingung harus menjawab apa. Aku bingung apakah aku harus mengenalkannya
pada mereka atau tidak. Atau sebaiknya aku pendam sendiri sosok kamu yang
hilang. Menurutku itu semua tidak adil, tidak adil kalo hanya aku saja yang di
puji, tidak adil kalo mereka tidak mengenalmu, tidak adil kalo mereka tidak
berterimakasih kepadamu. Kamu yang berhasil menjadikanku hebat. Aku rindu
senyummu, aku rindu sandaran di bahumu, itu semua bisa menenangkanku.
Sekali lagi aku ingin hidup di
masa lalu, karena menurutku semuanya sia-sia jika tanpa kamu. Aku bisa hidup
selayak ini semuanya karena kamu. Kalo tidak merepotkan hatimu aku ingin
kembali lagi bersamamu. Aku ingin hidup di sampingmu, dan aku yakin aku akan
semakin hebat jika denganmu. Kalo misalnya kamu sedang membaca ini itu tandanya
kamu sedang rindu. Aku tau hatimu tertinggal disini, aku tau pasti kamu sedang
senyum senyum sendirikan. Terimakasih ya, berkatmu aku menjadi lebih indah. Ku harap
semua orang yang sedang membaca tulisanku ini turut mendoakan dan mengaminkan
doa kita. Meskipun kini pergimu terlalu jauh dan langkahku terlalu rapuh,
semoga kita bisa kembali bersama-sama menertawakan semesta. Aku rindu , aku
sangat rindu.
Kau tau setiap kali aku berhasil
melewati sesuatu, aku selalu bayangkan kamu sedang tersenyum di depanku . Kau tau
semua yang ku capai hari ini selalu ada bayanganmu disana. Aku heran kamu sudah
pergi sekalipun namun tetap bisa membuatku hebat. Aku heran sama kamu, tercipta
dari apasih kamu? Kenapa tuhan bisa mencptakanmu sesempurna itu. Aku heran dan
aku tidak tau semua jawabanya. Sekali lagi kalo kamu sedang membaca ini, aku
harap kamu pulang ya karena disini rumahmu sudah megah, sudah sangat layak
untuk kau huni. Pulang ya jangan terlalu nyaman berkelana. Karena kamu aku
hebat. Karena kamu aku bisa. Terimakasih dan sampai jumpa. Entah jumpa untuk
kembali menyatu. Atau jumpa untuk kembali berpisah.
Komentar