Dear KITA
Sepertinya Sudah Lama Kita Tidak Bicara Berdua Begini. Aku Merasa Kamu Benar Benar Tidak Mendengarkanku Atau Pun Menaruh Perhatian Padaku. Kamu Ingat Tidak, Kapan Terakhir Kali Kamu Memuji Diriku ? Atau Mengapresiasikan Karena Kita Telah Berhasil Melakukan Sesuatu? Coba Ingat Kapan Terakhirnya Kita Duduk Berdua, Cuma Aku Dan Kamu Dengan Segelas Minuman Kesukaan Sembari Berbicara Tentang Kita Di Hiasi Canda Tawa Kita. Cuma Kamu Dan Aku Yang Membayangkan Dunia Di Sekitar Kita. Aku Adalah Kamu Dan Kamu Adalah Aku. Dan Aku Rindu Padamu. Aneh Kan ?
Sejak
Kehadiran Orang Ketiga Selain Aku Dan Kamu, Kamu Jadi Sibuk. Perhatianmu Seakan
Teralih Dari Aku Ke Dia, Sampai Saat Dia Meninggalkan Kita. Kamu Pun Tetap
Meratapi Kepergiannya Dan Tidak Menghiraukan Keberadaanku. Padahal Aku Selalu
Ada Untuk Kamu Dan Aku Tidak Pernah Sekalipun Meninggalkanmu., Meskipun Dunia Yang Kita Harap Telah Runtuh Dihadapan
Kita. Kita Berdua Ini Satu Tidak Akan
Pernah Terpisahkan. Sakitku Adalah Sakitmu Dan Sakitmu Adalah Sakitku. Aku Akan
Menjagamu Seperti Kamu Menjagaku, Aku Akan Membahagiakanmu Seperti Kau
Membahagiakanku. Ketika Kau Menyinariku Akupun Akan Menyinarimu.
Aku Adalah
Satu-Satunya Sosok Di Dunia Ini Yang Tidak Akan Pernah Membuatmu Bertepuk
Sebelah Tangan. Apa Berlebihan Jika Aku Memintamu Untuk Berhenti Mengejar
Sesuatu Yang Tidak Pasti Dan Mencintaiku Lebih Dulu. Bila Kamu Dan Aku Bersatu
, Kita Bisa Melawan Dunia Bahkan Bisa Mengubahnya. Bila Kamu Dan Aku Bersatu
Kita Tidak Akan Dapat Dihentikan. Ayo Kita Bangun Bersama, Kita Berdua Akan
Baik-Baik Saja Selama Kamu Punya Aku Dan Aku Punya Kamu. Kita Tidak Pernah Sendirian . Lupakan
Semua Hal Yang Menyakitimu. Ayo Kita Mulai Berbicara, Bercerita Sampai Diantara
Kita Kembali Ada Tawa Bahagia.
Aku adalah
kamu & kamu adalah aku . aku mencintaimu.
Bicara Rasa Hari Tak Berguna
Komentar