Aku
mampu menatapmu dari jarak jauh, mencoba mencari sosok kau bahkan dari
kerumunan paling ramai sekalipun. Tak pernah aku luput memperhatikanmu dan kau memang
tak boleh tau. Aku mampu mencari tau segala hal yang kau sukai dan tidak kau
sukai. Termasuk lagu kesukaanmu, buku buku kesukaanmu, tempat tempat yang suka
kau kunjungi sendirian ataupun bersama
teman temanmu. Juga tipe lawan jenis yang mungkin dapat menarik perhatianmu dan
memiliki kesempatan besar memiliki hatimu. segala hal ku lakukan agar dapat
terhubung dan dekat denganmu. Namun aku tak punya satu hal, aku tak pernah
punya keberanian, mendekatimu, menunjukan diriku padamu. Apalagi menyatakan
semua rasa ini padamu.rasa takut ku begitu besar, bahwa ketika nanti kau tau dan
kau tak suka padaku. Kau akan pergi dan aku akan berada jauh darimu. Tak bisa
lagi melihat senyummu adalah salah satu ketakutan terbesarku. Maka ku biarkan
saja semuanya begini. Setiap hari akan ku lakukan lagi semua hal yang membuatku
merasa dekat lagi denganmu. Meski sosok ku tak bisa kau lihat. Meski bagimu aku
mungkin hanya sekedar bayang bayang yang selalu berada dibelakangmu.
Aku
tidak tau, mana yang lebih baik . mengikhlaskanmu tetap bertahan mencintaimu. Ada
waktu dimana ku begitu membencimu tidak menyukai semua hal tentangmu bukan
karena aku tidak cinta tapi aku seperti hampir menyerah menghadapi sikap
sikapmu . keinginanmu masih sering berubah ubah, kau masih sering memberi ruang
pada amarah. Kepalamu sesak oleh sesuatu yang mendesak untuk tidak lagi
menjagaku. Lebih memilih untuk memberi ruang
bagi egomu dan menyingkirkan keberadaanku. Aku sering bertanya dan berbicara
dengan diriku sendiri. Bagaimana jika akhirnya dia tau tentang caraku menjaga
cinta untuknya. Menjaga hati agar aku tetap setia kepadanya. Dan caraku
membangun rasa percaya untuknya. Apakah dia akan tetap sedingin ini memandangi
aku yang mencintainya. Mungkin kamu tidak tau, aku adalah seseorang yang
mencintaimu dengan perasaan yang utuh .

Komentar