Untukmu
Begini ,aku ingin mengatakan sesuatu . sesuatu yang
mungkin akan membuatmu paham tentang aku . ( semoga ). Aku bukan orang yang
akan mendikte tuhan dengan mengeja namamu disetiap doaku. ( Bukan,) aku bukan
orang yang seperti itu. Aku bukan orang yang terpikat olehmu lantas
menginginkanmu lebih dari apapun. ( Bukan) , lagi lagi aku bukan orang yang
seperti itu . aku memikirkanmu biarkan fikiranku saja yang seperti itu yang
perlu kamu tau hanya, jika aku suka dan kau suka lalu ada masa depan yang memang
harus kita jalani berdua, kita pasti bertemu, kita akan bersama, sesulit dan
sesukar apapun nanti.
Jika
usahamu bukan menujuku. Bukan berarti aku tak pantas bersamamu , bagaimana jika
allah yang telah menakdirkan . jika
usahamu menujuku, tapi aku tak pantas untukmu. Bagaimana jika allah yang telah
menjodohkan. Jadi begini, kita cukup berusaha memantaskan diri untuk orang yang
terbaik versi tuhan. Bukankah menakjubkan jika kelak kita akan bersama orang
yang tuhan siapkan untuk kita. Dan siapa yang lebih tau kecocokan kita selain
dirinya. Bukankah kejutan itu adalah sesuatu yang tidak pernah kita sangka
–sangka tapi jadi nyata. Kita tidak perlu menduga duga. Cukup. Ku perbaiki
diriku bukan karenamu kau perbaiki dirimu bukan karenaku. Kita sama- sama
perbaiki niat. Cukuplah tuhan yang menjadi tujuan cukuplah tuhan yang menjadi
tempat digantungkannya semua harapan tanpa perlu alasan selain, lillahi ta
alla. Kau setujukan.
----Bicara
Rasa Hari Tak Berguna-----

Komentar