Diam,
Barangkali Hanya Itu Hal Terakhir Yang Bisa
Aku Lakukan, Ketika Semua Perjuangan Menghasilkan Akhir Yang Berbeda Dengan
Semua Yang Kuharapkan. Entahlah Meski Aku Tahu Perjuanganku Tak Pernah
Membuatku Luluh, Aku Selalu Saja Keras Kepala Dan Tak Pernah Ingin Berhenti
Mengejarmu. Terlalu Cinta, Mungkin Hatiku Terlalu Dalam Terjatuh Dihatimu Dan
Jika Memperjuangkanmu Hanya Melukaiku. Meski Sakit, Setidaknya Aku Bukan
Seseorang Yang Mencintai Dan Berteriak Kesakitan Karena Di Lukai Rasa Takutnya
Sendiri. Setidaknya Aku Bukan Seseorang Yang Memilih Diam Lalu Di Tenggelamkan
Air Matanya Sendiri.
Pergi,
Barangkali Memang Seharusnya Aku Pergi, Tak
Ada Lagi Perasaanmu Yang Harus Ku Tunggu Kepastiannya. Tak Ada Lagi Hatimu Yang
Harus Ku Tunggu Waktu Luluhnya. Tak Ada Lagi Kesempatan Hatimu Bersedia Untuk
Ku Miliki. Dan Tak Ada Hatimu Yang Bersedia Lagi Mencintaiku. Melatih Ketabahan
Meski Hati Menjerik Sakit Karena Di Patahkan. Tak Ada Yang Tak Mungkin Seolah
Menjadi Kalimat Omong Kosong. Karena Nyatanya, Sudah Mengejar Kemungkinan
Tetapi Akhirnya Aku Terjatuh Pada Ke Gelapan Yang Disebut Pahitnya Kenyataan
Hidup. Beruntung Aku Masih Diberi Kewarasan Sehingga Patah Hati Ini Tak
Berujung Menyalahkan Takdir Tuhan.
Menjauh,
Barangkali Aku Benar Benar Harus Menjauh
Darimu, Mendekat Tanpa Pernah Disambut Dengan Baik Adalah Sebuah Pertanda Untuk
Harapan Agar Mundur Dan Tak Memaksakan Diri. Baiklah Aku Akan Peka Dan Mencukupkan
Untuk Harapan Berhenti Tumbuh Sebelum Hati Semakin Tinggi Berangan. Kemudian Dipaksa
Terjatuh Membuat Aku Dan Kamu Berjarak Bukan Karena Alasan Aku Membencimu. Tetapi
Dengan Menjauh Adalah Usahaku Untuk Tidak Membencimu. Hilang, Barangkali Ketika
Aku Hilang Kamu Tak Akan Pernah Merasa Kehilangan. Ada Sesuatu Yang Terasa
Kurang Di Hidupmu Atau Perasaan Yang Membuatmu Tak Bersemangat Seperti
Biasanya, Aku Mengerti Untuk Tidak Berharap Di Cari Dan Aku Rindu Untuk Tidak
Berharap Di Tunggu. Aku Hilang Adalah Keinginanku Sendiri, Sebab Percuma Dekat
Tetapi Tidak Pernah Diberi Kesempatan Untuk Menetap. Percuma Saja Selalu Ada ,
Tetapi Tak Pernah Diberi Kesempatan Meski Hanya Sebentar Saja Aku Singgah. Menyadari
Bahwa Semua Orang Berhak Mencintai Orang Yang Dicintainya. Dan Semua Orang
Berhak Untuk Tidak Mencintai Orang Yang Mencintainya. Orang Yang Mencintai
Berhak Untuk Mengejar Dan Orang Yang Di Cintai Berhak Untuk Menghindar. Ucapku,
Setidaknya Aku Pernah Memperjuangkanmu Dengan Penuh Kesabaran, Lalu Mundur
Dengan Penuh Kesadaran. Aku Tak Akan Pernah Menyesal Untuk Berjuang Sepenuh
Hati, Setidaknya Aku Pernah Memperjuangkan Harapanku Sendiri.
Komentar