CINTA dan JATUH ( Lagi )



Aku Tau Aku Yang Lebih Dulu Jatuh Cinta Bukan Kamu,Diam Diam Mencari Tau Tentang Kamu Itulah Sesuatu Yang Biasa Aku Lakukan. Akulah Si Orang Aneh Yang Menyimpan Harap Untuk Bisa Sedikit Kamu Tatap. Ketahuilah Aku Hanya Ingin Membiarkan Rindu Ini Mendapat tempat Untuk Berteduh Saat Ia Kesulitan Mencari Rumah Untuk Pulang. Kamu Tidak Perlu Membawanya Masuk Kedalam Jika Memang Sedang Tidak Bersedia Memberi Tumpangan Atau Tak Ada Ruang. Aku Sudah Terbiasa Menunggu Meski Pada Akhirnya Harus Kembali Berjalan Ke Belakang Dengan Langkah Yang Cukup Kesulitan. Dan Aku Juga Memang Pernah Berkeinginan Mengajak Untuk Berbagi Rasa Tapi Aku Tidak Berani Memaksa Jika Kamu Tidak Turut Menginginkannya. Sudahlah Mungkin Lagi Lagi Aku Harus Membohongi Hati Dengan Kalimat, Mencintaimu Saja Aku Sudah Bahagia.
BIARLAH,
Aku Mencintaimu Dalam Diam, Karena Dalam Diam Aku Tak Menemukan Penolakan.
Aku Mencintaimu Dalam Kesepian, Karena Dalam Kesepian Tidak Ada Oranglain Yang Memilikimu, ( Kecuali Aku )
Aku Mencintaimu Dari Kejauhan, Karena Jarak Melindungiku Dari Rasa Sakit.
Aku Mencintaimu Dalam Mimpi , Karena Dalam Mimpi Kamu Takan Pernah Mati.
Aku akan duduk memperhatiakanmu dari jauh sambil mendoakanmu, sekalipun tangan dan kaki ini ingin bergerak menolongmu ketika kamu tersandung dan jatuh.aku tau kamu bisa berdiri sendiri meski harus duduk sebentar untuk merasakan sakit hati. MENGERTILAH, yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan adalah bukan bagaimana kau pergi meninggalkanku ketika aku sedang cinta- cintanya. Tapi ketika muncul hentakan hentakan kecil di kepala yang meletup-letup dengan sangat menyiksa seakan ada yang terus menghantui hariku semenjak kau memilih untuk pergi. Tak ada lagi notifikasi yang membuat pagiku sering diselingi senyum-senyum sendiri, kau tau bagaimana rasanya seperti itu ? setiap aku memejam kau dengan sialnya hadir sambil membawa sejuta kenangan bahagia. Dan ketika aku memilih membuka mata aku di makan oleh kenyataan karena di paksa sadar bahwa sekarang kau tak lagi ada. Ini seperti harus mengulang dan mengulang kembali semuanya dari awal, dari merangkak lagi, dari meniup-niup luka yang baru lagi. Dan aku benar- benar tidak tau harus di titik mana aku memulai semuanya dari awal lagi.

Komentar