MASA ( YANG )



Masa YANG
Suatu Masa Di Masa Silam,
Aku Pernah Bertahan Sekuat Kuatnya Untuk Seseorang Bahkan Separuh Warasku Abaikan. Aku Menjadi Apapun Asal Bisa Bersamanya Agar Semua Yang Ku Inginkan Dapat Ku Miliki, Waktu Itu Aku Membutakan Diri Sebuta- Butanya, Menjadi Tuli Untuk Segala Perkara Yang Melemahkan Dada. Aku Ingin Dia, Ku Perjuangkan Dia Sekencang- Kencangnya Ku Berlari. Hingga Tersungkur Aku Setengah Mati. Namun Yang Aku Dapatkan Adalah Kenyataan Dia Tidak Peduli. Hari- Hari Patah Dan Kalah, Hari –Hari Kecewa Dan Jatuh Akhirnya Ku Lalui Juga. Panjang Rentang Waktu Berasa Nyatanya Luka Lebih Dalam Dari Apa Yang Aku Kira. Aku Menenangkan Diri Berkali Lipat Dari Patah Hati Patah Hati Sebelumnya. Dia Tak Hanya Menghancurkan Harapanku, Dia Juga Mengajarkan Betapa Kejamnya Perasaan Yang Dia Miliki Kepadaku. Dia Membuat Yang Kuberikan Dengan Segalanya , Dibalas Hantam Tangis Sehina-Hinanya. Dia Campakan Begitu Saja, Hingga Sepenuh Latar Bumi, Sepalung Lautan Ku Kutukan Sepi Sepanjang Hidupnya.  Hari Itu Usai Sudah Segala Perkara. Ku Lepaskan Dia Kepada Semesta. Matilah Bersama Sedih- Sedih Yang Dia Derita dan Semoga Dia Bahagia.
HARI TAK BERGUNA
Suatu Masa Di Masa Yang…
Bagiku, Kau Itu Yang Ku Raih Namun Tak Bisa Ku Genggam. Yang Ku Temukan Namun Tak Mampu Aku Dapatkan.  Yang Ku Yakin Bahagia Namun Tak Mampu Berjalan Bersama, Yang Sama – Sama Jatuh Cinta Namun Sama- Sama Tidak Bisa Berbuat Apa- Apa. Yang Saling Berdo’a Namun Tak Sanggup Untuk Saling Meminta, Yang Mampu Ku Rasa Begitu Hangat Namun Tak Berhak Untuk Memeluk Begitu Erat. Yang Aku Tunggu’ Namun Menjadi Yang Terlewatkan. Bagiku Kau Adalah Yang Seperti Itu, Yang Selesai Bahkan Sebelum Di Mulai, Yang Kucintai Dengan Begitu Sangat Namun Hanya Sekedar Untuk Di Ingat. 




Komentar