Jika Suatu Hari Nanti Tanpa Sengaja Kita Berjumpa Disebuah
Tempat, Sapaalah Aku Sebagai Seseorang Yang Pernah Menjagamu Dalam Do’a Dengan
Begitu Baiknya. Tentang Aku Yang Sempat Percaya Kau Adalah Belahan Jiwa (
Lupakan Saja ) Aku Tidak Akan Pernah Mengutuk Apapun Dari Perpisahan Kita,
Caramu Tidak Bersetia Sudah Aku Maafkan. Bukan Karena Kesalahanmu Kubenarkan
Tetapi Aku Berhak Berdamai Dengan Diri Sendiri Belajar Ikhlas Untuk Melepaskan
Sesuatu Yang Menyakiti. Penyesalalanku Di Kemudian Hari Tidak Kuinginkan Bahkan
Kembalimu Tidak Pernah Ku Semogakan. Maka Sekarang Berbahagialah Dengan
Pilihanmu Yang Baru Seseorang Yang Katamu Lebih Baik Segalanya Dari Aku, Untuk
Kebahagiaanku Aku Melepasmu Dengan Tanpa Membenci Meski Sebenarnya Aku Berhak
Untuk Itu. Jangan Khawatir Apapun Cerita Ceita Manis Kita Mereka Tidak Akan Mendengar Apa-Apa, Pergimu Yang
Mengkhianatiku Mereka Tidak Akan Pernah Tau Cerita Sebenarnya. Sungguh Darimu Sekarang Aku Mengerti
Bahwa Cinta Memiliki Kekuatan Besar Untuk Memaafkan Dan Mengampuni, Terimakasih
Sudah Datang Untuk Menghebatkan Hati.
Aku Rela
Ini Buka Tentang Siapa Yang Salah Dan Siapa Yang Benar, Bukan
Tentang Aku Atau Dia Yang Kamu Pilih Kemudian, Ini Tentang Setia Yang Kamu
Gadaikan. Aku Tak Bisa Lagi Percaya Melihatmu Seperti Melihat Patahan Hatiku. Ada
Sesuatu Yang Tak Bisa Ku Hilangkan Dari Mataku, Penghianatan Itu Tak Bisa Aku
Terima Meski Atas Dasar Cinta. Mulut Bisa Menjamin Tapi Hatiku Sudah Tidak
Yakin. Kamu Tak Perlu Iba. Aku Lebih Rela Kau Tinggalkan Disbanding Bertahan
Dalam Kisah Yang Kamu Dustakan.
BICARA RASA HARI TAK BERGUNA_
Komentar