Sungguh ( RELA )


Jika Suatu Hari Nanti Tanpa Sengaja Kita Berjumpa Disebuah Tempat, Sapaalah Aku Sebagai Seseorang Yang Pernah Menjagamu Dalam Do’a Dengan Begitu Baiknya. Tentang Aku Yang Sempat Percaya Kau Adalah Belahan Jiwa ( Lupakan Saja ) Aku Tidak Akan Pernah Mengutuk Apapun Dari Perpisahan Kita, Caramu Tidak Bersetia Sudah Aku Maafkan. Bukan Karena Kesalahanmu Kubenarkan Tetapi Aku Berhak Berdamai Dengan Diri Sendiri Belajar Ikhlas Untuk Melepaskan Sesuatu Yang Menyakiti. Penyesalalanku Di Kemudian Hari Tidak Kuinginkan Bahkan Kembalimu Tidak Pernah Ku Semogakan. Maka Sekarang Berbahagialah Dengan Pilihanmu Yang Baru Seseorang Yang Katamu Lebih Baik Segalanya Dari Aku, Untuk Kebahagiaanku Aku Melepasmu Dengan Tanpa Membenci Meski Sebenarnya Aku Berhak Untuk Itu. Jangan Khawatir Apapun Cerita Ceita Manis Kita Mereka  Tidak Akan Mendengar Apa-Apa, Pergimu Yang Mengkhianatiku Mereka Tidak Akan Pernah Tau Cerita Sebenarnya. Sungguh Darimu Sekarang Aku Mengerti Bahwa Cinta Memiliki Kekuatan Besar Untuk Memaafkan Dan Mengampuni, Terimakasih Sudah Datang Untuk Menghebatkan Hati.
Aku Rela
Ini Buka Tentang Siapa Yang Salah Dan Siapa Yang Benar, Bukan Tentang Aku Atau Dia Yang Kamu Pilih Kemudian, Ini Tentang Setia Yang Kamu Gadaikan. Aku Tak Bisa Lagi Percaya Melihatmu Seperti Melihat Patahan Hatiku. Ada Sesuatu Yang Tak Bisa Ku Hilangkan Dari Mataku, Penghianatan Itu Tak Bisa Aku Terima Meski Atas Dasar Cinta. Mulut Bisa Menjamin Tapi Hatiku Sudah Tidak Yakin. Kamu Tak Perlu Iba. Aku Lebih Rela Kau Tinggalkan Disbanding Bertahan Dalam Kisah Yang Kamu Dustakan.


BICARA RASA HARI TAK BERGUNA_

Komentar